Rabu, 22 Januari 2014

Pramuka Harus Perangi Efek Negatif Globalisasi

Pramuka Harus Perangi Efek Negatif Globalisasi

620598_Pramuka Harus Perangi Efek Negatif Globalisasi.jpg


Bogor – Meski di 2013 banyak kegiatan Pramuka Kota Bogor yang sukses terlaksana, namun di 2014 banyak pihak mempertanyakan apa yang akan diperbuat Pramuka.
Menurut Ketua Kwarcab Kota Bogor Ade Syarif Hidayat, di 2014 keluarga besar gerakan pramuka Kota Bogor akan melanjutkan membangun kebersamaan dan sinergi, dalam upaya kembali menguatkan proses revitalisasi gerakan pramuka di Kota Bogor.  “Kami berharap Gerakan Pramuka Kota Bogor dapat kembali menjadi sarana menampung pelajar, dalam mengarungi lautan pergaulan mereka di era globalisasi,” kata Ade.
Ade mengakui jika harapan tersebut tidak mudah diwujudkan,mengingat persepsi umum kurang baik tentang Gerakan Pramuka yang berkembang di masyarakat, terutama pelajar setingkat SMA/ SMK/ MA.  “Saat ini nilai-nilai negatif globalisasi seringkali membuat pelajar terimbas pada penyalahgunaan narkoba atau pergaulan bebas. Kondisi ini memprihatinkan, terlebih  ketika pramuka yang sejatinya dapat menjadi solusi atas masalah ini; tidak lagi menjadi pilihan utama para pelajar,” katanya.
Melalui gerakan pramukalah,  generasi muda tumbuh dan telah memperoleh banyak manfaat bagi proses pembentukan karakter pribadi melalui proses pembelajaran kepemimpinan, kemandirian, dan juga proses penanaman nilai-nilai sosial.
Maka, dari waktu ke waktu seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Kota Bogor harus senantiasa dapat menguatkan langkah, memacu langkah, dan memperbesar komitmen sebagai sebuah upaya berkesinambungan menggairahkan gerakan pramuka di kalangan pelajar, terutama di kalangan pelajar SMA/ SMK.
Dalam konteks ini, ada dua fokus yang harus dilakukan setiap stakeholders pramuka agar revitalisasi pramuka tidak hanya berpusat pada ketetapan wajibnya saja. Pertama, mengupayakan pendidikan kepramukaan menarik bagi siswa.
Kedua, mengupayakan lingkungan sekolah mendorong perkembangan pendidikan kepramukaan yang ditempuh antrara lain dengan memasukkan pelaksanaan pendidikan kepramukaan dalam akreditasi sekolah, memasukkan aktivitas guru pada penilaian kinerja tahunan, serta memperhitungkan keterlibatan murid dalam kegiatan kepramukaan pada waktu menetapkan siswa teladan.
“Kami berharap ke dua langkah tersebut dapat mewarnai perjalanan revitalisasi gerakan pramuka di Kota Bogor 2014 ini. InsyaAllah revitalisasi Gerakan Pramuka Kota Bogor dapat berwujud nyata dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendidikan karakter pelajar Kota Bogor.
[Sumber Berita : http://jurnalbogor.co]

0 komentar:

Poskan Komentar